Pemilik Batik Te'ye'ng Surabaya, Firman Asyhari, mendapat kesempatan menjadi Narasumber untuk berceritera perjalanan bisnis batik Te'ye'ng. Walaupun belum sukses perjalanan munculnya batik Te'ye'ng di anggap cukup memberikan inspirasi sehingga mendapat kesempatan sebagai narasumber. Mulai belajar membaik tahun 2012, dalam. Waktu setahun sudah mendapat perhatian pecinta batik, bahkan bisa menjadi juara 2 dalam katagori Kreatif Industri Pahlawan Ekonomi Surabaya.
Dengan hadiah kontrak Pembelian senilai 20 juta selanjutnya mulai berproduksi. Ini tidak lepas dari keberhasilan nyamenciptakan kreasi baru yaitu dengan menambahkan teknik Pewarnaan menggunakan Karat Besi atau Te'ye'ng.
Batik Teyeng ,Batik dengan karat besi. Dirilis tanggal 10 oktober 2013 di Musium Hous of Sampoerna Surabaya."Ketika yang Kotor berubah Indah"
Senin, 09 April 2018
Talkshow di UNTAG Surabaya 5 april 2018
Kamis, 14 Desember 2017
Hem batik teyeng
Hem lengan pendek batik teyeng surabaya. Memang unik. Taburan Teyeng menghidup kan suasana . Menjadi ke emasan. Unit... Nyentrik .
Sabtu, 02 Desember 2017
Batik Teyeng Ikut Pameran di Jakarta
Jakarta , mencoba ikut Pameran di ibu kota , Bagi yang penasaran dengan Batik Teyeng ...ayuuuk datang ya....
Rabu, 11 Oktober 2017
Filosofi Batik Te'ye'ng
Mengikuti tradisi jaman dahulu, bahwa batik tidak hanya sekedar produk kain traditional, tetapi sering memiliki filosofi atau makna tersembunyi , berupa doa, harapan, atau simbol tertentu.
Demikian juga Batik Te'ye'ng, juga mempunyai filosofi. Teyeng atau karat besi itu ibarat kotoran atau dosa dosa yg sengaja atau tidak, telah kita lakukan setiap hari, baik tingkah laku, ucapan , maupun maksiat , telah menumpuk dan terus bertambah . Tuhan tak akan mengampuni dosa dosa itu kecuali kita bertobat, berubah dan beristigfar, sehingga noda noda teyeng berubah menjadi suatu keindahan. Bukan lagi kekotoran. Batik teyeng mengajak berubah dari yg kotor menjadi Indah. "When Rustic turn into beauty"
Minggu, 01 Oktober 2017
Selamat Hari Batik
Hari ini tanggal 2 Oktober telah di tetapkan sebagai hari batik. Teknik traditional membatik semakin lama makin banyak di tinggalkan, Tergusur dengan teknik modern Printing Malam Dingin, yang bisa membuat batik lebih presisi dan dalamnjumlah banyak. Untuk iku peringatan hari batik menjadi sangat penting untuk menggugah kepedulian kita terhadap batik, warisan budaya Leluhur yg telah di akui Dunia.